Minggu, 28 Februari 2010
AKU PERGI
Saat ini
Aku merasa sedih melihat kerapuhan manusia
Kenapa manusia terus bertempur
Padahal mereka tahu bahwa dunia ini hanyalah fana
Lahir dalam kebahagiaan dan mati dalam pertempuran
Karena menginginkan kebahagiaan
Padahal sejak awal mereka tak perlu melakukan apa-apa
Sifat bawaan manusia tak bisa ditinggalkan
Aku telah banyak melakukan kesalahan
Di sini di hati
Di sini di pikiran
Di sini di lisan
Di sini di mata
Di sini di genggaman
Di sini di langkah
Di sini di seluruh tubuh
Jangan bicara apa-apa
Dan pelihara;ah keinginan dalam hati
Kita adalah penguasa sejarah hidup kita
Sejarah mungkin bias terulang
Tapi kita tak bias kembali ke masa lalu
Saat ini aku telah pergi
Meninggalkan semua yang kuinginkan
Pergi mencari ketenangan hati dan ruh dalam diri.
SATU KATA
Apakah kau tahu
Satu kata
Yang begitu menyakitkan
Tapi juga menyenangkan
Satu kata yang kau ucapakan
Ketika aku membutuhkanmu
Satu kata yang kau ucapkan
Ketika kau merasa bersalah padaku
Satu kata
Maaf….
Itu yang kau ucapakan
Ketika aku membutuhkanmu
Satu kata
Maaf....
I
tu yang kau ucapkan
Ketika kau merasa bersalah padaku
Aku juga ingin mengucapakan
Satu kata padamu
Semoga kau bias mendengar
Maaf…..
Maafkan aku
Bila buatmu bersedih
Bila buatmu menangis.
Kamis, 25 Februari 2010
Selamatkan Jiwaku
Sekarang aku sedang duduk di sudut kamar
Menatap melalui jendela, menyaksikan matahari terbenam
Dan bayangan mulai merayap di lantai
Dalam Kesendirian ini, aku menangis di tempat tidur
Dan hujan mulai jatuh didepanku
Ketika kesedihan tumbuh dalam diriku
Aku merasa sedikit tidak aman sekarang
Aku merangkak, mencari tempat untuk bersembunyi
Lalu, kemana aku akan mencari cahaya?
Karena aku perlu jalan baik di luar sana
Dalam setiap napas, aku melantunkan nama
Beri aku kekuatan sehingga aku bisa menyelamatkan jiwaku
Pikiranku selalu menyuruhku bertahan
Dan bilang aku harus menjadi seorang lelaki sejati
Aku masih bertanya-tanya apakah aku akan pernah menemukan jalan
Yang membuatku ke cahaya dan rahmat-Mu
Lalu, kemana aku akan mencari cahaya?
Dalam setiap napas, aku melantunkan nama
Dalam setiap napas, aku berharap
Aku bisa menemukan jalan untuk menyelamatkan jiwaku...
Kamis, 11 Februari 2010
MENCARI JAWABAN

Tak Perlu tahu
Tak usah tahu
Dan jangan mencari tahu
Kemana aku akan melangkah
Dan dimana aku akan bernapas
Semua tak seindah yang kita inginkan
Apa dan bagaimana yang kita harapkan
Memang sesuatu sulit diwujudkan
Tapi kita jangan putus harapan
Aku hanya ingin pergi jauh
Jauh dari kemunafikan
Jauh dari kesombongan
Jauh dari hal yang tak berguna
Kadang aku juga merasa bodoh
Atas sikap, ucap dan laku
Tapi justru hal-hal bodoh itu
Yang mengesankan bagiku
Aku hanya ingin berbagi
Berbagi waktu dengan alam
Berbagi waktu dengan mu
Agar aku bisa menjawab teka-teki alam
Jangan pernah berhenti berjuang
Untuk mendapatkan suatu jawaban
Tentang arti matahari, bulan dan bintang
Tentang arti cinta dan kehidupan.
JIWA-JIWA YANG SEMPURNA
Matahari bercahaya di pagi hari
Diiringi sang bulan
Mulailah tampak siang
Yang akan ditutupi malam
Dalam binaan langit
Dalam hamparan bumi
Jiwa-jiwa yang sempurna diciptakan
Jiwa-jiwa itu telah diberikan jalan yang benar
Beruntunglah jika kita yang bisa mensucikan jiwa itu
Dan pasti rugi bsgi orsng ysng mengotorinya
Langit yang mengandung hujan
Bumi yang menpunyai tumbuh-tumbuhan
Langit malam yang mempunyaigugusan bintang
Bintang yang cahayanya menembus
Matahri sepenggalan naik
Malam apa bila telah sunyi
Tidak ada satu jiwapun melainkan ada penjaganya
Tuhan tidak meninggalkan kita dan tidak pulah benci pada kita
Sesungguhnya akhir itu lebih baik dari pada permulaan
Suatu saat nanti
Langit terbelah
Bintang-bintang jatuh berserakan
Matahari digulung
Gunung-gunung dihancurkan
Binatang-binatang liar dikumpulkan
Laut meluap
Kuburan-kuburan terbongkar
Langit dilenyapkan
Neraka jahim dinyalakan
Surga didekatkan
Maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui
Apa yang telah dikerjakan
Dan apa yang telah dilalaikan.
KEKUATAN CAHAYA DAN KESEDIHAN KEGELAPAN
Akulah putra kegelapan Bintang Petaka
Tubuhku mengalir darah bintang petaka
Aku akan merubah dunia ini jadi neraka.
Darah iblis mengalir dalam tubuhku
Walaupun ini tak bisa ku hindari
Tapi aku tetap tak akan tunduk
Takkan kubiarkan kalian berhasil
Karena aku tahu, bintang petakalah musuhku
Lenyaplah kau pulanglah ke neraka
Aku akan berjuang kalahkan diriku sendiri
Karena aku adalah putra dewa dari kegelapan
Rasi bintang utara
Tidak ada yang dapat menghalangi perubahan
Dunia jadi neraka
Ini memang sudah suratan takdir
Tapi bila perang cahaya dan kegelapn terus berlanjut
Suatu ketika cahaya dan kegelapan akan menghilang semua semuanya
Ditempat yang bercahaya kegelapan pasti unggul
Cahaya yang di kegelapan pun tahu kehidupan
Saat ini cahaya dan kegelapan saling membenci
Itulah jalan kebinasaan yang belum kita ketahui
Tapi ada satu jiwa yang sudah lahir di sini
Dia yang memiliki kekuatan cahaya
Dan mengetahui kesedihan kegelapan
Anak yang akan menghubungi cahaya dan kegelapan
Kebencian dan kemarahan tidak bisa menguasai kegelapan
Kekuatan kegelapan ialah hati yang mengerti kesedihan kegelapan
Kalau tidak tak seorang pun yang dapat menguasai kegelapan.
Sabtu, 30 Januari 2010
KEMBALI KUBUKA HATI
Di atap bangunan yang tinggi
Aku berbaring sendiri
Menatap langit yang begitu tinggi
Terkenang hari-hari kelam yang kusesalkan kini
Mungkin ini untuk yang terakhir kali
Aku merasa begitu tak berarti
Hatiku sudah tak berbentuk lagi
Mungkin luka ini takkan pernah terobati
Semua rasa yang dulu kau beri
Tak bisa kurasakan lagi
Karena aku sudah tak punya hati
Tapi saat ini aku belum mau mati
Selama ini aku hanya seorang pemimpi
Berbagai khayalanku begitu tinggi
Tapi kini aku mulai menyadari
Sesungguhnya aku hidup di dunia nyata
Dimana di seluruh dunia ada cinta
Aku juga merasa punya cinta
Ya, memang aku punya cinta
Karena itu hatiku kini mulai kubuka
Untuk menerima kenyataan yang ada
Dan kutinggalkan seluruh luka
Kini aku bisa merasakan apa yang terjadi
Hatiku takkan redup lagi
Menunggu seseorang yang akan menemani
Sebagai tempat kumeletakkan hati
Aku akan menjadi orang yang berarti.
Jumat, 22 Januari 2010
SINAR SUCI ADALAH KEBENARAN DAN HARAPAN
Tubuh suci lahir di bumi
Selalu di jaga agar tetap abadi
Tapi semua bisa berubah
Kesucian itu mulai pudar
Kebenaran ibarat matahari
Memberi sinar yang hangat
Kejahatan bagai lubang hitam
Menelan segalah materi
Gunung menghadang
Surya gemilang
Air suci datang
Musibah hilang
Tiada di dunia ini yang tak bisa dilakukan
Tapi semua ini diri kita sendiri yang menentukan
Mencipta atau menghancurkan
Kukembali dengan tubuh yang luka
Golok berlumurn darah
Diseluruh tubuh ada bekas darah
Api membakar di dada
Geledek di atas kepala
Aku manusia dalam dosa
Tubuhku berlumuran darah
Arwahku selalu memikul dosa
Tersesat dalam kegelapan
Hidup mati cuma suratan
Takdir umat jangan sesalkan
Mimpi jadi kenyataan
Kenyataan menjadi mimpi
Hati dan tubuhku telah menjadi lebur
Bulan kelam kematian dating
Sinar suci adalah kebenaran dan harapan
Semoga sinar suci selalu bersinar
Mensucikan diriku yang tersesat dalam kegelapan.
KELUAR DARI MIMPI
Saat kubuka jendela kamarku
Nampak bulan tersenyum padaku
Di atas ranting pohon-pohon berkayu
Angin malam mulai menerpa wajahku
Lalu kutatap cermin yang diam
Di sudut kamarku yang berantakan
Terkenang beribu wajah yang silam
Dari yang pernah ada dan tak bisa disebutkan
Jauh di balik dinding kamarku
Aku teringat nama kekasih
Yang membawahku ke kisah lalu
Yang tak pernah kusesali
Tak sempat ku berkata lagi
Tak sempat ku bertanya lagi
Tiada semudah yang aku harapkan
Untuk mengungkap segalah keinginan
Aku hanyalah boneka yang hanya bisa diam
Bagaikan api dalam sekam
Sering kucoba menyakinkan diriku
Agar terlepas dari bayang-bayangnya
Adakah cinta untuk diriku
Di ujung jalan aku bertanya
Di kamarku kumerenung sendiri
Aku sedang dilanda rindu
Aku menyebut namamu
Aku membayangkan dirimu
Malam terus berlalu
Malampun berlalu
Tinggalkan aku sendiri
Cermin yang diam kutatap kembali
Di sana kulihat wajahku sendiri
Dan akupun keluar dari mimpi.